Gagasan untuk menciptakan senjata darat bertenaga besar pertama kali diutarakan di lingkungan militer pada 1915, di tengah panasnya Perang Dunia I. Foto: Press Photo
Meriam Tsar raksasa yang dipajang di Kremlin Moskow telah lama menjadi simbol ibukota Rusia. Setiap kali pemandu wisata menceritakan sejarahnya pada pengunjung, mereka pasti mengatakan bahwa meriam ini tidak pernah ditembakkan. Hanya sedikit yang tahu bahwa meriam legendaris ini adalah prototipe sebuah generasi senjata dahsyat yang digunakan untuk bertempur dan merupakan meriam terhebat pada zamannya.
Gagasan untuk menciptakan senjata darat bertenaga besar pertama kali diutarakan di lingkungan militer pada 1915, di tengah panasnya Perang Dunia I, ketika tentara Rusia mengalami kekalahan beruntun melawan pasukan Jerman.
Rentetan kegagalan di medan perang ini terutama disebabkan oleh persenjataan artileri Rusia, khususnya artileri berat, jauh tertinggal dibanding musuh. Jerman menggunakan meriam-meriam mutakhir untuk melumpuhkan divisi-divisi Rusia satu demi satu. Tentara Rusia membutuhkan senjata berdaya ledak tinggi yang mampu mengakibatkan kerugian yang sama besarnya bagi musuh.






